Posted by vania ADD COMMENTS

Ditulis oleh Thomas Aquinas

Siapa sih yang ngga tau World Cup? Walaupun tanah air tercinta kita belum bisa berpartisipasi dalam ajang olahraga 4 tahunan terbesar di dunia ini, namun semua orang, dari anak-anak sampai orangtua, cewek ataupun cowok, pasti merasakan yang namanya demam World Cup. Beruntung banget pada World Cup tahun ini, gue sedang menjalani internship selama 3 bulan di Paris, jadi gue bisa merasakan euphoria nonton bareng di negara Runner-Up piala dunia sebelumnya ini.

Acara nonton bareng yang terbesar di Paris ini digelar tepat di lokasi yang sangat familiar buat kita semua (gue jamin lo semua pasti tau meskipun belum pernah kesini). Tak lain tak bukan yaitu di menara Eiffel. Acara ‘FIFA Fan Fest’ ini adalah acara resmi yang digelar oleh Fifa di beberapa ibukota negara partisipan World Cup di seluruh dunia. Tidak tanggung-tanggung, layar berukuran 8m x 5m (perkiraan ngasal) dipasang di atas sebuah panggung besar yang ditempatkan di depan Menara Eiffel.

Eiffel Tower and Gigantic Screen

Ternyata nonton bareng World Cup disini emang beda banget, contohnya tingkah laku penonton yang super heboh. Bayangin aja, dari dua sampai tiga stasiun kereta sebelum Eiffel, orang-orang sudah mulai menyanyikan lagu kebangsaan Perancis, baik mereka yang di dalam maupun di luar kereta, sungguh luar biasa. Bandingkan dengan rakyat kita yang mungkin masih ada yang ngga hafal lagu Indonesia Raya. No offense :P

Selain itu, berbagai pertunjukkan menarik dipertontonkan sembari menunggu mulainya pertandingan, dari para freestyler handal yang memainkan bola dengan lihainya sampai live performance lagu Waka-Waka yang seru banget.

penonton World Cup yang ramai namun tertib

Selain kehebohannya, ternyata sportivitas penonton disini juga patut diacungi jempol. Pada waktu pertandingan antara tuan rumah Perancis melawan Mexico, gue dan temen gue, a.k.a Hendry Renaldo, duduk di spot dimana pendukung kedua negara saling berdekatan malah bisa dibilang bergabung. Walaupun mereka saling meneriakan yel-yel pendukung semangat (yang dipertanyakan keefektifannya menyemangati pemain-pemain bola nun jauh disana) dengan bahasa yang berbeda, keharmonisan tetap terjaga, sungguh pemandangan yang sangat jarang kita lihat di tanah air kita. Bahkan ketika pada akhirnya Perancis menyerah 2-0 pada Mexico, kekecewaan penonton tuan rumah tidak membuat keharmonisan ini terganggu.

Eiffel Tower at Night

Sayang sekali petualangan Perancis di World Cup kali ini hanya bisa sampai fase grup. Padahal kalau di grup saja sudah seperti ini, ngga bisa gue bayangin kehebohan apa yang akan terjadi kalau misalkan prancis bisa masuk ke final atau menjadi juara. Woagh, naik gaji mungkin gue disini :D

categories: Objektif





About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.