Posted by Diaspora Magazine 2 COMMENTS

By Stelliana R. Siswanto

Singapore Management University Komunitas Indonesia (SMUKI) baru saja mengadakan pergantian komite dan Rapat Besar Tahunan (AGM) tanggal 16 dan 17 Oktober 2009.

Hari pertama diisi dengan pemilihan komite terbaru untuk empat jabatan tertinggi di komite inti, yaitu: Presiden, Wakil Presiden, Sekretaris, dan Bendahara. Pemilihan ini diikuti oleh lebih dari 80 anggota SMUKI dan alumni. Perdebatan seru sempat terjadi, pidato-pidato para calon menarik perhatian dan pertanyaan dari para pemilih yang hadir. Pemilu ini diakhiri dengan hasil: Robert Gunawan sebagai Presiden, Wakil Presiden Aang Yoggie, Sekretaris Evelyn Djuhari, dan Bendahara Daniel Trisno.

Pemilihan para Kepala Divisi dilaksanakan pada hari kedua. Persaingan yang tajam terlihat dari pidato-pidato para calon yang berisikan visi dan misi mereka untuk SMUKI yang kreatif dan penuh ide. Kebingungan pemilih pun tampak pada perbedaan tipis hasil pemungutan suara antara calon yang satu dengan calon lainnya.

Rapat Besar Tahunan SMUKI (AGM SMUKI)

Rapat dimulai oleh Sekretaris SMUKI Komite 5 yang mengajukan beberapa amandemen konstitusi yang diterima dengan baik. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari PPI Singapura, Indonesians in SIM (InSIM), Mahasiswa PSB Academy Indonesia (MAPIA), SMU Icon, SMU Arts and Cultural Fraternity (ACF) dan SMU Office of Student Life (OSL) yang hadir saat Komite 5 SMUKI melaporkan Laporan Pertanggung Jawaban untuk periode 2008/2009.

Dalam rapat ini, semua masalah dibuka secara transparan, termasuk masalah dalam penghitungan budget SMUKI yang terjadi karena tercampurnya budget GAYA 2009 dan SMUKI.Masalah lain yang cukup menarik perhatian adalah rusaknya peralatan gamelan yang memang sudah dalam kondisi kritis. Hal ini sebenarnya cukup disayangkan, mengingat gamelan merupakan salah satu pertunjukan unik yang dimiliki oleh SMUKI. SMUKI sangat berharap bisa membangkitkan kembali group gamelan di masa jabatan komite berikutnya, walaupun tampaknya sulit, karena peralatan gamelan terbilang cukup mahal.

Selain komite SMUKI, Produser GAYA 2009 pun ikut menyampaikan laporan mengenai GAYA 2009 yang bekerjasama dengan Make a Wish Foundation yang berhasil mengumpulkan dana yang cukup besar dengan mengangkat tema “Maria Monique, A Beautiful Journey”. Keuntungan dari acara yang melibatkan lebih dari 85 anggota SMUKI dan banyak sponsor ini disumbangkan untuk program 1000 kursi roda yang ada di Foundation tersebut.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bunga dan sertifikat bagi Komite 5 SMUKI oleh Presiden SMUKI, Andy William. Suasana berubah menjadi melankolis, banyak peserta rapat ikut terharu melihat persahabatan dan kekeluargaan yang terbentuk diantara Komite 5.

Acara diakhiri dengan pengenalan komite baru, komite 6 SMUKI. Presiden yang baru, Robert Gunawan dan wakilnya menjelaskan secara singkat rencana ke depan mereka.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi http://www.smukionline.com/

categories: Kampus





About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.