By Joice Vania Gumala
Sitti Nurbaya. Meskipun drama ini udah berulang kali dimainkan, penonton tetap aja ngga bosen-bosen melihat versi Sitti Nurbaya yang berbeda-beda. Apalagi kalo drama Sitti Nurbaya itu dimainkan oleh teman-teman kita di NUS dalam acara NUANSA 2009. Wah, jadi kayak apa ya dramanya?

Starring Wilson Tio as Samsul Bahri, Gloria Arlini as Sitti Nurbaya and Prasetya Dwicahya as Datuk Maringgih
Dalam drama Sitti Nurbaya – Unfulfilled Love ini, terjalin cinta segitiga antara Sitti Nurbaya (Gloria Arlini), Samsul Bahri (Wilson Tio) dan Datuk Maringgih (Prasetya Dwicahya). Nggak hanya berakting dan berdialog dalam bahasa Inggris, mereka juga harus menyanyi! Diiringi musik yang wah, multitalented banget. Melalui latihan keras selama beberapa bulan, akhirnya mereka dapat perform dengan maksimal dan memperoleh banyak pujian dari penonton. Terutama untuk peran antagonis Datuk Maringgih yang diperankan oleh Pras, penonton berpendapat ”sangat menarik dan menghanyutkan”. Well done, Pras!
Para pemeran utama NUANSA ini juga didukung oleh Alika Tuwo yang berperan sebagai Alimah, Canggih Santoso sebagai Arifin, Abram Komara sebagai Bakhtiar, Wahyu Ramadhanni Umareta sebagai Baginda Sulaiman, Anthony Rusli sebagai Sutan Mahmud dan tak lupa peran kocak Michael Joseph Kristianto sebagai Uncle Ali.
Selain kontribusi dari para aktor NUANSA, kehadiran dancers di awal dan tengah performance juga memberi nilai tambah pada drama Sitti Nurbaya ini. Dancers berbakat itu adalah Agustony Sabtian, Aloysius Wishnu Aryaputera, Caroline Bustandi, Cindy Lawer, Citra Anggraeny Darmawan (dancer dan project director NUANSA 2009), Evi Susanti, Ferninda Patrycia, Ratna Kartika Oei dan Vania Erdea. Salut deh buat kerja keras mereka sehingga akhirnya bisa menampilkan suatu tarian yang indah dan entertaining.
Acara NUANSA 2009 yang diadakan tanggal 5 September 2009 di University Cultural Centre Theatre NUS ini kedatangan banyak pengunjung anak-anak Indonesia yang berasal baik dari NUS sendiri maupun universitas lain seperti NTU, SMU dan lain sebagainya. Ketika tirai dibuka dan para pemain melangkah ke dalam panggung, seketika itu juga penonton bersorak menunggu penampilan mereka. Dan ternyata, kebanyakan penonton mengaku pertunjukan NUANSA 2009 benar-benar tidak mengecewakan alias, “Wah, nggak rugi deh jauh-jauh dateng ke NUS!”
Selamat deh buat kesuksesan NUANSA 2009 yang tentunya nggak lepas dari bimbingan sang project director (Citra Anggraeny Darmawan) dan assistant project director (Dannish Kurniago). Semoga bisa terus berkarya dan membuat NUANSA yang lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang! (JVG)

















