Posted by Diaspora Magazine 5 COMMENTS

by Fakhri Moelhadi

Garuda ditikam dalam kandang Singa

Bertempat di National Stadium, Singapura, Rabu(4/11/2009), tim Garuda masih belum bisa membendung keperkasaan tim Singapura setelah menelan kekalahan 1-3 dalam laga persahabatan. Kapten tim Charis Yulianto dan pemain laiinya tidak bergeming ditangan timnas Singapura.

Kedua timnas menurunkan tim intinya pada laga tersebut. Permainan ultra offensive pun diperlihatkan oleh kedua tim dari menit awal pertandingan, bahkan sedikit kekerasan terlihat. Awalnya, Singapura dapat unggul terlebih dahulu pada menit ke-10, lewat sundulan Aleksander Duric yang menerima tendangan bebas Shaiful Esah. Tiga menit kemudian, timnas Indonesia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat tendangan keras Eka Ramdani yang menyilang ke gawang Singapura. Di menit ke-20, Singapura kembali membalas lewat gol yang diberikan oleh Alam Shah. Sementara itu, Indonesia mencoba terus menekan pertahanan Singapura. Skor 2-1 bagi Singapura bertahan hingga akhir babak pertama.

Walaupun hujan, pendukung timnas Indonesia masih terlihat semangat meneriakkan dukungan. Pada awal menit kedua, Indonesia sempat mendominasi jalannya pertandingan. Namun, pada menit ke-58 Singapura kembali mengoyak gawang dari kiper Markus Horison lewat sepak pojok Esah yang disambut sundulan Duric dan skor 3-1 tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.

Dalam laga uji coba ini, permainan kasar juga diperlihatkan oleh tim Singapura, hingga wasit harus mengeluarkan dua kartu kuning kepada pemain Singapura. Sedangkan pergantian pemain juga silih berganti dikedua kubu.

Pendukung

Pendukung Indonesia dari berbagai profesi dan umur menyatu dalam irama lagu Indonesia Raya yang dikumandangakan di awal pertandingan. Keunikan juga ditunjukkan oleh pendukung Indonesia, seperti merias wajah dengan coretan bendera Indonesia dan sebagainya. Sedangkan supporter Singapura terlihat lebih terorganisir dengan kostum dan atribut yang dibawa kedalam stadium, seperti badut Singa yang memeriahkan tempat duduk supporter Singapura. Walaupun hujan turun cukup deras diawal babak kedua tetapi tidak membuat supporter Indonesia berhenti untuk mendukung timnya.

“kita agak sedikit kecewa dengan permainannya, kalah menang kita tetap mendukung Indonesia karena kita nasionalis, Bambang mainnya kurang memuaskan”, ucap salah satu pendukung timnas Indonesia.

Laga ini adalah uji coba Timnas untuk melawan Kuwait pada lanjutan Pra Piala Asia 2011. Walaupun kekalahan melanda timnas Indonesia tetapi dukungan semangat rakyat Indonesia terus ada dimanapun mereka berlaga.

categories: Radar





About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.