Rss Feed
Tweeter button
Facebook button
Flickr button
Posted by farid ADD COMMENTS

Kira-kira apa jadinya kalau negara-negara di Asia dan sekitarnya berkumpul dalam satu ruangan dan menunjukkan kekayanan budaya dan makanan daerah mereka? Beuh, gratis lagi!

Itulah yang ditunjukkan di acara tahunan yang paling ditunggu-tunggu di NTU: NTU-SU ICTF (International Cultural and Travel Fair) 2010 dengan tema ‘Miniature of the World’! Acara yang diadakan di NTU Nanyang Auditorium pada tanggal 8-9 Februari ini diadakan untuk mempromosikan toleransi antarbudaya. Jadi sedikitnya kita bisa mengerti kenapa orang berkebangsaan XX itu bisa tidak keluar kamar selama berhari-hari untuk mugging, dan sebagainya. Selain itu, acara ICTF juga ditujukan untuk ajang promosi turisme ke negara-negara tetangga. Menariknya, ICTF 2010 menyediakan lucky draw dengan hadiah kunjungan ke Sydney untuk dua orang selama empat hari. Kamu bisa jalan-jalan ke Sydney hanya dengan mengumpulkan tanda tangan dari booth negara yang kamu kunjungi di ICTF 2010. Luar biasa kan?

Negara apa aja sih yang berpartisipasi di ICTF 2010? Tahun ini, total 16 booths berkemah di Nanyang Audi. Dari Negara-negara Asia, seperti Cina dan Indonesia, hingga Eropa, seperti Perancis.

Terus apa menariknya?

Pada hari pertama, delapan negara menampilkan tarian tradisional mereka untuk publik. Dilanjutkan dengan dua negara di hari kedua (India dan Indonesia). Wah tarian apa ya yang dibawakan oleh teman-teman kita dari PINTU? Tak lain dan tak bukan adalah tari Saman! Yang dari Aceh itu loh!

Terus gimana dengan booth Indonesia? Apa aja ya isinya?

Hidangan tradisional Indonesia tersebar secara menggiurkan. Enting-enting, dodol (duren) dan rempeyek. Bayanginnya saja sudah bikin laper! Selain makanan khas Indonesia, tersedia juga ondel-ondel versi mini, permainan congklak, Cepot (karakter wayang golek), wayang kulit, dan lainnya. Banyak juga tersedia paper craft unik bikinan Mas Sal Azad. “Semuanya ini aku pinjam dari KBRI,” sebut Agita Sesara, orang yang bertanggung jawab atas booth Indonesia di ICTF 2010, bersama rekannya Hafidh Zulkarnaen sebagai director.

Bagaimana dengan negara lainnya? Kazakhstan dan Cina tampil sangat unik dengan baju adat mereka (yang juga bisa dipakai oleh para pengunjung!), India dengan desain Henna yang sangat artistic, Vietnam yang menampilkan pemain flute yang luar biasa, dan Thailand yang hadir dengan makanan ringan khas yang menggoyang lidah dan benda-benda kerajinan tangan. Wah rasanya ngga bakal muat kalau disebutin satu persatu disini. Tapi, satu kata yang mendespkirpsikan semuanya—menarik!

Tidak heran, dengan konsep ICTF 2010 yang sangat kreatif, banyak sekali pengunjung berhamburan (apalagi sewaktu distribusi makanan gratis). Semoga saja dengan adanya acara ICTF, orang-orang di luar negara kita jadi mengenal kebudayaan Indonesia yang sangat unik dan beragam. Dan tentunya, kita semakin bangga akan negara kita! Well done, NTU Students’ Union!

Foto oleh Steven Kurniawan.

categories: Kampus

Leave a Reply

About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.

Recent Comments