By Joice Vania Gumala
Ajang menyanyi emang selalu bikin rame. Sebut aja Indonesian Idol. Beuh, dari audisinya aja uda banyak terlihat bakat-bakat terpendam, entah beneran bakat menyanyi ataupun bakat bikin pendengarnya sakit kuping. Percaya nggak temen-temen, kalau di Singapur kita punya ajang lomba menyanyi buat anak-anak Indonesia juga?
Adalah PINDOL (Pintu Idol), ajang yang diselenggarakan untuk menampung bakat/talenta mahasiwa/i Indonesia yang ada di NTU. Pertamanya acara ini nggak terikat hanya menyanyi, tetapi karena perkembangan bakat menyanyi menjadi dominan maka dibuatlah ajang PINDOL sebagai lomba menyanyi. Acara PINDOL ini adalah acara tahunan Divisi Rekreasi PINTU, jadi setiap tahun acara ini selalu ada, dimulai dari angkatan PINTU 5/2007.
Saking banyaknya peminat, acara PINDOL ini terbagi menjadi 3 tahap: audisi, semifinal dan final. Wilson Wijaya Lie, sebagai anggota Divisi Rekreasi PINTU 7 dan Komite PINDOL 2009 (singkatnya, orang yang ngurusin segala macam hal tentang PINDOL), mengaku antusiasme peserta dan pendukung tahun ini luar biasa. Meningkat dari tahun lalu yang berjumlah 9, tahun ini ada 14 solo/grup yang mengikuti audisi PINDOL. Sayangnya, dari ke-14 peserta berbakat ini, hanya 6 yang dapat lolos ke semifinal berdasarkan vote penonton (video audisi diedarkan di website PINTU dan pendukung bisa vote untuk 6 solo/grup menggunakan alamat email). Orang-orang yang beruntung itu adalah Hendry Renaldo, Maria Devianna Avisena Lieka, Ngkeng Boys (yang terdiri dari Rocky Stephanus, Sonny Budiman Sasaka dan Hezron Freddy Manurung), No Name (Komang Narendra, Fudiman Citra, dan Jeremia Dwi Martono), Jeanny Putri Haliman dan Joice Vania Gumala.
Tibalah final PINDOLnite pada tanggal 17 Oktober 2009 di Common Hall-Hall 15 NTU. Meskipun untuk menonton PINDOL Nite ini para penonton harus terlebih dahulu membeli tiket (@S$1), semangat mereka tidak luntur! Di luar ekspektasi komite PINDOL, PINDOL Nite dibanjiri pendukung untuk masing-masing kontestan! Luar biasa. Acara PINDOL juga dimeriahkan oleh Chocolatier dan Rhesa Mulyadi (Juara 1 dan 2 PINDOL 2008). Situasi semakin memanas ketika para judges mulai memasuki CommHall 15. Para judges yang sangat kompeten di bidang tarik suara ini adalah Cobysot Avego Putro Gultom (acting-director ICN 2007, aktor drama, dan pelatih aktor buat ICN 2009), Abhyasa Naradhipa (performer TSpray 2007), Anthony Lie (anggota choir senior) dan Stephen Nataniel Gunawan (juara PINDOL 2008 bersama Chocolatier dan perwakilan dari Divisi Rekreasi). Ternyata untuk lolos ke babak final, komite PINDOL tidak hanya menggunakan panel judges, namun juga voting penonton karena juara PINDOL harus didukung dan disukai oleh semua orang (sesuai dengan judulnya: PINTU IDOL: Idol in Making).
Setelah ke-6 peserta selesai menunjukan bakatnya, tak lama kemudian line voting penonton ditutup. Perasaan deg-degan memenuhi seluruh ruangan CommHall 15 saat MC (DJ Dustin Benito dan Yonathan Antonio) hendak mengumumkan ke-4 finalis yang lolos ke babak final. Dan ke-4 finalis itu adalah…Hendry Renaldo, Maria Devianna Avisena Lieka, Ngkeng Boys dan No Name! Untuk Jeanny Putri Haliman dan Joice Vania Gumala, jangan berkecil hati dan coba lagi tahun depan ya! Kompetisi pun semakin menegangkan. Satu demi satu peserta menunjukan bakat merka yang luar biasa di bidang tarik suara. Sampai tibalah giliran Hendry Renaldo menyanyikan lagu andalannya, The Man Who Can’t Be Moved. Di tengah-tengah lagu, Hendry mengeluarkan selembar foto cewek! Langsung semua mata tertuju pada cewek tersebut yang sedang duduk di tengah ruangan dengan pipi memerah. Luar biasa romantis! Boleh ditiru teman-teman. Good job, Hendry!
Kompetisi pun terus berlanjut. Kini para peserta bersaing semakin ketat memperebutkan voting dari penonton. Setelah line voting ditutup, kini giliran MC membacakan siapakah yang akan menjadi PINDOL 2009. Detik demi detik berlalu. Penonton menahan nafas ketika MC membacakan nama-nama yang tertera dalam daftar pemenang. Dan akhirnya, No Name terpilih sebagai Juara Favorit PINDOL 2009, Ngkeng Boys sebagai First Runner Up PINDOL 2009 dan Maria Devianna Avisena Lieka (Devi) sebagai PINDOL 2009!
Segenap kru DIASPORA dengan tulus mengucapkan selamat kepada Devi karena terpilih sebagai PINDOL 2009! Penampilan yang sangat mengagumkan dimana Devi menyanyikan kembali lagu yang telah dibawakannya di final, Breakaway dari Kelly Clarkson. Semua penonton spontan ikut bernyanyi bersama Devi. Sungguh malam yang tidak terlupakan untuk semua komite, peserta dan penonton PINDOL Nite 2009.
Mengutip Wilson Wijaya Lie: “Jangan menyerah! Terus berlatih bernyanyi dan kami tunggu kalian di PINDOL 2010. Kita adalah pemenang.” (JVG)
















