Posted by Diaspora Magazine ADD COMMENTS

Oleh Alexander Lieman
Foto oleh Made Surya Adhiwirawan/PPI Singapura

Week 4 Liga PPI adalah minggu ketiga bagi para pemain futsal ini. Dibanding minggu kedua dan minggu pertama, permainan minggu ini menjadi lebih tactical. Karena akhir Liga sudah di depan mata, semua partisipan menjadi lebih semangat dalam mengejar kemenangan.

Artellis 2-0 PINUS

Pada babak pertama Artellis berhasil memimpin dengan skor 1-0. Setelah gol pertama itu, Artellis tidak memberikan sedikitpun kesempatan kepada NUS untuk menyerang. Di tengah pertandingan, PINUS berhasil mendapatkan satu kesempatan, akan tetapi mereka melewatkan kesempatan emas tersebut. Akhirnya, Artellis pun menambah satu angka lagi untuk memenangkan pertandingan 2-0.

PINTU 3-0 InSIM

Pertandingan kedua di hari itu adalah antara PINTU dan InSIM. Pada game ini, permainan PINTU terlihat sangat spektakuler. Skor pertama dicetak oleh No. 19 PINTU, Hans, dengan menggocek tiga pemain sekaligus dan mencetak angka. Gol kedua dicetak oleh pemain yang sama dan kali ini dengan long shot dari tengah lapangan. Setelah gol kedua itu, InSIM menjadi lebih defensif. Pada babak kedua, beberapa menit sebelum akhir pertandingan, Hans kembali mencetak satu angka lagi bagi PINTU. Walaupun kemenangan sudah hampir pasti di lima menit terakhir pertandingan, PINTU tetap tidak membiarkan lawannya mencetak angka. Ericko, kiper PINTU, berhasil menyelamatkan gawang PINTU tiga menit sebelum menit ke-90. Kemenangan pun diraih oleh PINTU dengan skor akhir 3-0.

PINUS 1-0 Mapia

Pertandingan ketiga hari Sabtu itu juga merupakan game kedua untuk PINUS. Selama 10 menit pertama di babak kesatu, PINUS dan Mapia terlihat sangat seimbang, sebelum akhirnya PINUS berhasil mencetak angka pertama mereka. Di babak kedua, kedua belah pihak bermain seimbang. Pertandingan berakhir dengan kemenangan PINUS dengan skor akhir 1-0.

JFC 3-0 MDIS

Permainan JFC dimulai dengan sangat agresif. Walaupun atmosfir di lapangan menjadi sangat panas, kedua belah pihak menunjukan jiwa sportivitas yang tinggi dan masih bisa menjaga emosi mereka. Di akhir babak pertama, MDIS sudah melewati kiper JFC dan hampir mencetak gol, tetapi untungnya pemain JFC, Juang, berhasil mencegah gol tersebut. Di babak kedua, pertahanan MDIS yang dijaga oleh George, mendapat serangan bertubi-tubi dari para striker JFC, dan akhirnya JFC berhasil mencetak tiga angka untuk menang 3-0.

InSIM 0-0 Artellis

Pada game kelima ini, Artellis seperti biasa menunjukkan permainan yang sangat stylish. Walaupun begitu, InSIM berhasil menjaga gawang mereka di babak pertama dengan sempurna. Di babak kedua, kedua tim bermain lebih agresif dan lebih cepat. Akan tetapi, pertandingan berakhir dengan seimbang dengan skor 0-0.

Curtin 1-2 JFC

Kick off dimulai oleh JFC, dan di bagian awal pertandingan JFC berhasil menekan Curtin dan tidak memberikan sedikitpun kesempatan bagi mereka untuk menyerang. Tidak lama setelah itu, JFC berhasil mencetak angka 1-0. Setelah babak kedua dimulai, pemain JFC, Damien, bertabrakan dengan kiper Curtin. Damien terjatuh dari tabrakan itu dan akibatnya pipinya berdarah. Untungnya, cederanya tidak terlalu parah. Pada akhir pertandingan Curtin berhasil mengejar dengan meraih satu angka; akan tetapi, pertandingan berakhir dengan kemenangan JFC 2-1.

PINTU 4-1 MDIS

PINTU, pemimpin klasemen sementara Liga Futsal ini, baru kebobolan satu gol sepanjang liga yang sudah berlangsung tiga kali. Di pertandingan terakhir ini, PINTU tidak berkutik di babak pertama. Pemain MDIS sangat menekan pemain PINTU, sampai beberapa menit sebelum akhir babak pertama Hans berhasil mencetak gol keempatnya hari itu. Namun, situasi pun berubah setelah PINTU berhasil mencetak gol dua kali berturut-turut di awal babak kedua, membuat mereka unggul tiga angka di atas MDIS. Di menit-menit akhir babak kedua, Hungky pemain MDIS membawa Bola dan berhasil menggocek pemain PINTU dan mencetak angka. Walaupun begitu, para penonton dan para pemain NTU berargumen kalau bola yang digiring Hungky itu melewati garis akan tetapi wasit garis tidak meniup pluit. Beberapa menit sebelum akhir pertandingan NTU berhasil mendapat 1 angka lagi dari tendangan penalty. Pada akhir pertandingan gawang PINTU berhasil dibobol walaupun banyak penonton menganggap gol itu tidak sah karena wasit garis yang dianggap “malas” karena terlihat “bengong” di tengah pertandingan. Namun pada akhirnya, PINTU pun keluar sebagai pemenang dengan skor 4-1.

Kamu bisa melihat jadwal pertandingan di sini: hari Sabtu (futsal). Untuk informasi lebih lanjut, silakan buka website PPI Singapura.

Klasemen Sementara


Liga Basket sudah berakhir, dengan juara MAPIA.

categories: Kampus





About Us

Hey Diaspora! This is the place for misplaced and displaced young Indonesians who are living on a tiny island-nation in Singapore. Diaspora is a bilingual magazine updated virtually everyday, filled with our lives, our hopes, our opinions and our thoughts.