By Fakhri Moelhadi
Bertempat di Kallang Indoor Stadium, Singapura, Minggu(1/11/2009), pukul 17.00 digelar pertandinganASEAN Basketball League (ABL), yang mempertandingkan SM Britama (Indonesia) lawan Singapore Slinger (Singapura). Sang juara bertahan Indonesia Basketball League (IBL), SM Britama takluk oleh Singapore Slinger dengan skor cukup jauh 96-72. Kekalahan ini adalah kekalahannya yang kedua di kompetisi ABL. Pada laga itu SM Britama diperkuat oleh tiga pemain asingnya, Alex Hartman, Theo Little, dan Rensy Bajar.
Mulai dari kuarter pertama, SM sudah tertekuk dengan skor 30-14. Slinger melebarkan jarak di kuarter kedua dengan skor 53-26. Di awal kuarter ketiga, pemain SM mulai mendapatkan irama permainannya dan berhasil mendominasi; akan tetapi skor yang cukup jauh yaitu, 76-50, masih sulit diimbangi. Pada akhirnya SM Britama tidak bisa membendung keperkasaan Slinger dikandangnya dengan skor akhir 96-72. Meskipun kalah, Top Scorer pertandingan ada ditangan Alex Hartman, pemain SM Britama dengan 30 skor. Di kubu Singapore Slinger, Kyle Jeffers menjadi pemain yang paling menonjol dengan perolehan 22 angka.
“Kesalahan ada di kubu sendiri, meskipun kita sempat bisa mendominasi angka di quarter ketiga dan keempat tetapi jauhnya tertinggal skor membuat mereka tidak terkejar”, tanggapan Amin Prihantono, pemain SM.
Selain permainan cepat selama empat quarter, terjadi juga insiden pada quarter pertama yang menyebabkan Vergara pemain Slinger harus keluar lapangan karena cedera lutut disebabkan bertabrakan dengan pemain lawan saat menahan serangan dari SM.
“Basket adalah olahraga yang mengandalkan body charge jadi cedera saat bertanding itu biasa di dalam Basket dan kita juga banyak kena permainan keras dari lawan”, ujar Ronaldo Sitepu, pemain SM.
Pada akhir quarter, Kyle Jeffers dikeluarkan wasit karena melakukan foul terhadap pemain lawan.
Pertandingan itu dihadiri banyak rakyat Indonesia yang berdomisili di Singapura dan sengaja datang untuk mendukung SM. Ada yang memakai kostum tim kesayangannya untuk memeriahkan pertandingan. Tidak sedikit pendukung Indonesia yang datang untuk memberikan semangat walaupun kemeriahan tidak terlalu terlihat di Singapura. Disini terlihat masyarakat Singapura kurang antusias dengan basket, terlihat dari banyaknya bangku penonton yang kosong. Selama berjalannya pertandingan, supporter Indonesia terus meneriakan dukungannya.
“Dukungan supporter Indo seru banget dan membangkitkan permainan kita”, ujar Ronaldo Sitepu.
Supporter Singapore Slinger pun tidak mau kalah dengan membalas teriakan “Defence…Defence…” saat timnya diserang oleh SM. Ada sesuatu yang sangat menarik dari supporter Slinger, mereka membuat papan bertuliskan “MISS”, diangkat dibawah ring Slinger apabila SM melakukan Free Throw. Itu dapat membuyarkan konsentrasi lawan.
Awal tahun 2010, SM akan kembali ke Singapura untuk melawan Slinger bagi seri ketiga.

















